Efek iPhone 16 Diblokir, Konsumen Dikabarkan Beralih ke Vivo X200-Samsung Galaxy S25
Samsung dan Vivo tampaknya berpotensi meraih keuntungan dari situasi pemblokiran iPhone 16 yang terus berlanjut. Kedua merek ini sedang bersiap meluncurkan smartphone flagship terbaru mereka, yakni Samsung Galaxy S25 dan Vivo X200 Series.
Menurut Aryo Meidianto Aji, seorang Konsultan Senior dan Analis Pasar Smartphone di Reasense, Samsung diprediksi akan merilis Galaxy S25 pada awal tahun ini, bersamaan dengan peluncuran flagship dari Vivo, yaitu X200 Series. Langkah strategis kedua produsen ini dapat menjadi ancaman serius bagi dominasi Apple di pasar smartphone.
“Data market share menunjukkan bahwa perangkat flagship sebenarnya tidak menyumbang persentase yang signifikan dalam pasar secara keseluruhan. Bahkan, Apple jarang terlihat menonjol dalam data tersebut, sering kali berada di posisi bawah, seperti peringkat lima,” ujar Aryo.
Dengan inovasi dan strategi peluncuran yang matang, Samsung dan Vivo diperkirakan mampu menarik perhatian konsumen, khususnya di tengah persaingan ketat dalam segmen smartphone premium.
Presiden Direktur Samsung Electronics Indonesia (SEIN), Harry Hun Lee, memilih untuk tidak memberikan komentar terkait peluang Samsung bersaing dengan Apple di pasar smartphone premium. "Maaf, saya tidak komentar," ujar Harry singkat.
Namun, informasi mengenai peluncuran flagship terbaru Samsung, Galaxy S25 Series, semakin santer terdengar. Indikasi ini diperkuat oleh langkah Samsung yang baru saja mendaftarkan tiga perangkat terbaru mereka di situs Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) milik Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Langkah ini biasanya menjadi tanda awal peluncuran resmi produk di Indonesia.
Dengan perkembangan ini, publik dan penggemar Samsung di tanah air tentu semakin menantikan kehadiran Galaxy S25 Series dalam waktu dekat.
Samsung tengah mempersiapkan peluncuran tiga perangkat terbarunya yang telah terdaftar dengan nomor model SM-S931B, SM-S936B, dan SM-S938B. Ketiga perangkat ini diyakini akan menjadi bagian dari inovasi terbaru Samsung di pasar teknologi.
Berdasarkan laporan dari laman *Forbes*, acara besar tahunan Samsung, Galaxy Unpacked, diprediksi akan digelar pada 22 Januari 2025. Event ini selalu menjadi momen yang dinanti untuk memperkenalkan perangkat flagship terbaru mereka.
Dengan jadwal yang semakin dekat, antusiasme terhadap perangkat baru Samsung terus meningkat. Ajang Galaxy Unpacked diperkirakan akan menjadi panggung untuk inovasi canggih dan fitur unggulan.
Kabar peluncuran Samsung Galaxy S25 mulai menyeruak setelah bocornya gambar promosi dari sebuah acara di Italia. Foto tersebut, yang kini telah dihapus, mengungkapkan tanggal 22 Januari 2025 sebagai waktu peluncuran. Namun, sejumlah laporan lain menyebutkan tanggal 23 Januari 2025. Analisis zona waktu dari berbagai sumber menunjukkan bahwa acara tersebut kemungkinan berlangsung pada pagi hari di Pantai Barat Amerika Serikat, tepat pada 22 Januari. Informasi ini juga dikutip oleh Forbes pada Minggu (5/1/2025).
Samsung Galaxy S25 diprediksi membawa spesifikasi premium. Rumor menyebutkan varian Ultra akan dilengkapi S Pen yang lebih canggih, konektivitas 5G lebih cepat, fitur keamanan yang ditingkatkan, dan antarmuka One UI yang lebih user-friendly.
Di sisi lain, Vivo juga siap bersaing dengan Vivo X200 Series yang menawarkan kamera ZEISS APO Telephoto beresolusi 200MP, daya tahan baterai luar biasa, dan kualitas audio premium.
Kompetisi di segmen flagship terus memanas, terutama antara Samsung dan Apple yang bersaing ketat di pasar premium Indonesia. Tahun lalu, Apple meluncurkan iPhone 15 pada 13 September 2023, memperkenalkan peningkatan signifikan pada kamera, chipset, dan desain. Sementara itu, Samsung Galaxy S24 juga mencuri perhatian dengan inovasi yang dihadirkannya.
Kehadiran Samsung Galaxy S25 di awal tahun 2025 dipastikan akan menjadi sorotan utama, terutama bagi penggemar teknologi yang menantikan persaingan ketat antara kedua raksasa teknologi ini.
Samsung akhirnya meluncurkan seri terbaru mereka, Galaxy S24 Series, pada 18 Januari 2024, tepat tiga bulan setelah pengumuman awal. Seri ini hadir dengan berbagai peningkatan, termasuk pembaruan signifikan pada kamera, performa chipset yang lebih bertenaga, serta desain yang lebih ramping dan modern.
Menurut laporan Statcounter Desember 2024, Samsung dan Vivo berhasil mempertahankan dominasi mereka di pasar smartphone Indonesia, mengungguli Apple. Samsung menduduki posisi kedua dengan pangsa pasar sebesar 17,89%, hanya kalah dari Oppo yang memimpin pasar. Vivo menempati posisi keempat dengan pangsa pasar 15%, tepat di bawah Xiaomi. Sementara itu, Apple berada di peringkat kedelapan dengan pangsa pasar 6,49%.
Namun, meskipun Apple tidak sebesar pesaing lainnya dalam jumlah pengguna, produk iPhone tetap memiliki daya tarik tersendiri di segmen premium. Pembeli iPhone umumnya adalah konsumen yang rela mengeluarkan dana lebih dari Rp5 juta untuk mendapatkan smartphone berkualitas tinggi.
“IPhone memiliki pangsa pasar tersendiri di kelas premium, sehingga meskipun jumlahnya kecil, kualitas pelanggannya tidak bisa diragukan,” ujar Ketua Umum Idiec, M. Tesar Sandikapura.
Peluncuran Galaxy S24 Series ini menjadi langkah strategis bagi Samsung untuk terus bersaing di pasar smartphone yang semakin kompetitif, baik di Indonesia maupun secara global.
