Cara Agar AOD Redmi Note 11 Menyala Terus
Berikut adalah panduan lengkap dan teruji tentang cara agar AOD Redmi Note 11 menyala terus, sebuah solusi yang banyak dicari oleh pengguna. Fitur Always On Display (AOD) pada Redmi Note 11 adalah salah satu keunggulan layar AMOLED-nya, yang memungkinkan Anda melihat informasi penting seperti jam, tanggal, dan notifikasi tanpa harus menyalakan layar sepenuhnya. Namun, banyak pengguna merasa sedikit kecewa karena secara default, AOD ini hanya aktif selama 10 detik lalu mati secara otomatis. Tentu saja, Anda ingin tampilan ini tetap menyala, dan kami akan tunjukkan cara agar AOD Redmi Note 11 menyala terus.
Daftar Isi Artikel
- Apa Itu Fitur Always On Display (AOD) di Redmi Note 11?
- Mengapa AOD Redmi Note 11 Tidak Bisa Menyala Terus?
- Cara Agar AOD Redmi Note 11 Menyala Terus Tanpa Mati Otomatis
- Tips Menghemat Baterai Saat AOD Menyala Terus
- Perbandingan: Redmi Note 11 vs Seri Lain (Note 12 & Note 10)
- FAQ Seputar Always On Display Redmi Note 11
- Kesimpulan
Apa Itu Fitur Always On Display (AOD) di Redmi Note 11?
Sebelum kita melangkah lebih jauh ke tutorial utama, penting untuk memahami apa sebenarnya AOD dan mengapa fitur ini begitu digemari. Memahaminya akan memberi Anda konteks mengapa pengaturan default-nya dibuat terbatas dan bagaimana cara mengakalinya.
Pengertian dan Fungsi AOD
Always On Display (AOD) adalah fitur yang memungkinkan sebagian kecil piksel pada layar ponsel tetap menyala dalam mode siaga (standby). Karena Redmi Note 11 menggunakan panel layar AMOLED, setiap piksel dapat menyala atau mati secara individual. Ini berarti AOD hanya mengaktifkan piksel yang diperlukan untuk menampilkan jam, ikon notifikasi, atau gambar, sementara sisa layar tetap hitam pekat dan tidak mengonsumsi daya.
Fungsi utamanya adalah memberikan akses cepat ke informasi penting tanpa perlu menekan tombol daya atau mengetuk layar. Cukup dengan melirik ponsel, Anda sudah bisa melihat waktu atau apakah ada pesan baru yang masuk.
Manfaat Mengaktifkan AOD di HP Redmi Note 11
Mengaktifkan AOD, terutama jika bisa menyala terus-menerus, memberikan beberapa keuntungan praktis dalam penggunaan sehari-hari:
- Efisiensi Waktu: Tidak perlu lagi menyalakan seluruh layar hanya untuk mengecek jam atau notifikasi.
- Tampilan Premium: Memberikan kesan futuristik dan canggih pada perangkat Anda, layaknya ponsel flagship.
- Kustomisasi: MIUI menyediakan berbagai gaya AOD, mulai dari jam analog, jam digital, hingga gambar bergerak yang bisa disesuaikan dengan selera Anda.
- Mengurangi Frekuensi Menyalakan Layar: Secara tidak langsung, ini bisa mengurangi keausan pada tombol daya.
Kelebihan dan Kekurangan AOD dari Sisi Penggunaan dan Baterai
Kelebihan:
- Praktis dan informatif.
- Tampilan visual yang menarik.
- Konsumsi daya minimal pada layar AMOLED.
Kekurangan:
- Konsumsi Baterai: Meskipun minimal, AOD yang menyala terus pasti akan mengonsumsi daya baterai lebih banyak dibandingkan saat nonaktif. Estimasi kasarnya bisa menghabiskan 1-2% baterai per jam, tergantung pada kecerahan dan konten yang ditampilkan.
- Potensi Burn-in (Risiko Rendah): Pada layar AMOLED, ada risiko burn-in jika gambar statis ditampilkan terlalu lama. Namun, produsen seperti Xiaomi sudah mengantisipasinya dengan teknologi pixel shifting, di mana posisi AOD digeser sedikit secara berkala untuk mencegah hal ini.
Mengapa AOD Redmi Note 11 Tidak Bisa Menyala Terus?
Ini adalah pertanyaan inti yang sering muncul. Mengapa Xiaomi membatasi fitur keren ini hanya untuk 10 detik? Jawabannya terletak pada kombinasi strategi produk, kebijakan sistem, dan efisiensi daya.
Batasan Sistem MIUI dan Pengaturan Default
Penyebab utama AOD mati otomatis pada Redmi Note 11 adalah batasan yang sengaja diterapkan oleh Xiaomi pada sistem operasi MIUI. Untuk seri mid-range seperti Redmi Note, Xiaomi biasanya memberikan versi AOD yang "terbatas". Mereka memprioritaskan fitur AOD yang benar-benar "Always On" untuk perangkat flagship atau seri yang lebih tinggi.
Pengaturan default ini dirancang sebagai jalan tengah: pengguna tetap bisa menikmati estetika AOD, namun dampaknya terhadap baterai sangat minimal karena hanya menyala sesaat.
Pengaruh Mode Hemat Daya dan Kebijakan Layar
Selain batasan sistem, fitur penghematan daya di MIUI sangat agresif. Jika mode hemat baterai (Battery Saver) aktif, sistem akan secara otomatis mematikan proses latar belakang yang dianggap tidak krusial, termasuk AOD. Kebijakan manajemen daya ini bertujuan untuk memperpanjang masa pakai baterai semaksimal mungkin.
Faktor Baterai, Sensor, dan Versi MIUI
Beberapa faktor lain yang berkontribusi antara lain:
- Kapasitas Baterai: Untuk menjaga reputasi daya tahan baterai seri Redmi Note, pembatasan AOD adalah salah satu cara termudah.
- Sensor Proximity: AOD biasanya akan mati otomatis ketika sensor jarak mendeteksi ponsel berada di dalam saku atau tas untuk lebih menghemat daya.
- Versi MIUI: Kebijakan ini bisa berbeda-beda di setiap pembaruan MIUI. Sebuah versi mungkin lebih longgar, sementara versi lainnya lebih ketat.
Namun, jangan khawatir. Batasan perangkat lunak ini bisa kita akali. Mari kita masuk ke bagian utama dari artikel ini.
Cara Agar AOD Redmi Note 11 Menyala Terus Tanpa Mati Otomatis
Berikut adalah langkah-langkah paling efektif yang telah teruji untuk membuat AOD di Redmi Note 11 Anda tetap aktif. Ikuti setiap langkah dengan saksama.
Langkah 1 – Ubah Pengaturan Always On Display di Menu “Tampilan Selalu Aktif”
Langkah pertama adalah memastikan pengaturan dasar Anda sudah benar. Meskipun tidak ada opsi "Selalu" di menu ini, penting untuk mengaktifkannya terlebih dahulu.
- Buka Setelan (Settings) di Redmi Note 11 Anda.
- Pilih menu Tampilan selalu aktif & Layar kunci (Always-on display & Lock screen).
- Klik pada Tampilan selalu aktif (Always-on display).
- Aktifkan toggle untuk menyalakannya. Di sini Anda akan melihat durasi tampilan hanya "Selama 10 detik setelah mengetuk". Biarkan saja pengaturan ini untuk sekarang.
Langkah 2 – Nonaktifkan Mode Hemat Baterai
Seperti yang dijelaskan sebelumnya, mode hemat baterai adalah musuh utama AOD. Pastikan fitur ini tidak aktif.
- Masuk ke Setelan > Baterai (Settings > Battery).
- Pastikan toggle Penghemat baterai (Battery saver) dalam keadaan nonaktif.
- Periksa juga pengaturan Penghemat baterai ultra (Ultra battery saver) dan pastikan tidak sedang digunakan.
Langkah 3 – Gunakan Developer Options untuk Menjaga Layar Aktif
Ini adalah langkah kunci dan solusi paling ampuh. Kita akan mematikan sebuah fitur bernama "MIUI Optimization" yang berada di dalam menu Opsi Pengembang (Developer Options).
- Aktifkan Opsi Pengembang:
- Buka Setelan > Tentang telepon (Settings > About phone).
- Ketuk (tap) pada Versi MIUI (MIUI version) sebanyak 7-8 kali dengan cepat hingga muncul notifikasi "Sekarang Anda adalah seorang pengembang!".
- Matikan Optimisasi MIUI:
- Kembali ke menu Setelan utama.
- Gulir ke bawah dan cari menu Setelan tambahan (Additional settings).
- Di dalam menu ini, Anda akan menemukan Opsi pengembang (Developer options). Buka menu tersebut.
- Gulir terus ke bagian paling bawah dari menu Opsi Pengembang.
- Temukan dan matikan toggle Hidupkan optimisasi MIUI (Turn on MIUI optimization).
- Akan muncul peringatan keamanan. Tunggu beberapa detik dan terima (Accept). Ponsel Anda mungkin akan restart.
Setelah ponsel menyala kembali, AOD di Redmi Note 11 Anda seharusnya sudah bisa menyala terus-menerus tanpa batas waktu 10 detik. Metode ini pada dasarnya menghilangkan batasan perangkat lunak yang diterapkan oleh MIUI.
Langkah 4 – Gunakan Aplikasi Pihak Ketiga (Jika Perlu)
Jika karena alasan tertentu Anda tidak ingin mematikan optimisasi MIUI, alternatif terakhir adalah menggunakan aplikasi dari Play Store. Aplikasi ini membuat AOD simulasi mereka sendiri.
Rekomendasi Aplikasi Aman untuk Menjaga AOD Menyala
Cari aplikasi di Google Play Store dengan kata kunci seperti "Always On AMOLED" atau "AOD". Beberapa aplikasi populer dan terpercaya biasanya memiliki rating tinggi dan ulasan positif. Pastikan untuk memberikan izin yang diperlukan agar aplikasi dapat berjalan dengan baik.
Disclaimer: Penggunaan aplikasi pihak ketiga dapat memengaruhi konsumsi baterai dan keamanan. Unduh hanya dari developer tepercaya dan pahami risiko yang ada.
Tips Mengatur Durasi dan Efisiensi Daya
Setelah berhasil, perhatikan penggunaan baterai. Jika terasa terlalu boros, Anda bisa kembali ke Opsi Pengembang dan mengaktifkan kembali Optimisasi MIUI kapan saja. Cara ini sepenuhnya bisa dikembalikan seperti semula.
Tips Menghemat Baterai Saat AOD Menyala Terus
Menjalankan AOD secara permanen pasti akan ada harganya, yaitu daya tahan baterai. Namun, Anda bisa meminimalisir dampaknya dengan tips cerdas berikut.
Atur Kecerahan & Tema Gelap
Meskipun AOD tidak memiliki pengaturan kecerahan langsung, menggunakan tema gelap (Dark Mode) secara sistem akan membantu. Selain itu, pastikan kecerahan layar otomatis Anda berfungsi dengan baik, karena AOD akan meredup di lingkungan gelap.
Gunakan Wallpaper AOD Minimalis
Pilihlah gaya jam atau gambar AOD yang sesederhana mungkin. Semakin sedikit piksel yang menyala, semakin sedikit daya yang dikonsumsi. Hindari gambar AOD yang penuh warna atau animasi yang kompleks.
Hindari Notifikasi Berlebihan
Setiap notifikasi yang muncul akan menyalakan lebih banyak piksel di AOD. Matikan notifikasi dari aplikasi yang tidak penting untuk ditampilkan di layar kunci. Ini tidak hanya menghemat baterai, tetapi juga menjaga privasi Anda.
Perbandingan: Redmi Note 11 vs Seri Lain (Note 12 & Note 10)
Apakah masalah ini juga terjadi pada seri Redmi Note lainnya? Jawabannya bervariasi.
Perbedaan Fitur AOD di Tiap Versi MIUI
Secara umum, kebijakan pembatasan AOD selama 10 detik ini berlaku untuk sebagian besar seri Redmi Note non-Pro yang menjalankan MIUI 12, 13, dan 14. Seri Redmi Note 10 dan Redmi Note 12 juga mengalami hal yang sama. Namun, untuk varian Pro (misalnya, Redmi Note 10 Pro atau 12 Pro), Xiaomi terkadang memberikan opsi "Selalu" pada menu AOD karena diposisikan di kelas yang lebih tinggi.
Kesimpulan: Seri Mana yang Lebih Efisien untuk AOD?
Dari segi efisiensi, semua ponsel dengan layar AMOLED akan efisien dalam menjalankan AOD. Namun, dari segi fitur bawaan, seri Pro biasanya menawarkan fleksibilitas lebih tanpa perlu "trik" Opsi Pengembang. Meski begitu, dengan solusi yang telah kita bahas, Redmi Note 11 Anda bisa memiliki fungsionalitas AOD yang setara dengan seri Pro.
FAQ Seputar Always On Display Redmi Note 11
Berikut beberapa pertanyaan yang sering diajukan terkait fitur ini.
Apakah AOD Bisa Menyala 24 Jam?
Ya, dengan mematikan Optimisasi MIUI seperti pada langkah di atas, AOD bisa menyala 24 jam nonstop, selama ponsel tidak dalam mode hemat baterai atau mati.
Apakah Aman untuk Baterai?
Aman, namun akan mempercepat pengurasan baterai. Tidak ada risiko kerusakan baterai, hanya saja Anda perlu mengisi daya lebih sering. Jika sebelumnya ponsel Anda bertahan 1,5 hari, mungkin akan berkurang menjadi 1 hari penuh.
Bagaimana Jika Fitur AOD Tidak Muncul di Pengaturan?
Ini kasus yang jarang terjadi pada Redmi Note 11 orisinal. Pastikan ponsel Anda adalah varian dengan layar AMOLED. Jika fitur tersebut benar-benar hilang, kemungkinan ada bug pada versi MIUI Anda. Coba periksa pembaruan sistem atau lakukan reset pengaturan pabrik sebagai langkah terakhir.
Kesimpulan
Pada akhirnya, solusi untuk cara agar AOD Redmi Note 11 menyala terus ternyata tidak serumit yang dibayangkan. Dengan memanfaatkan menu Opsi Pengembang dan menonaktifkan Optimisasi MIUI, Anda dapat membuka potensi penuh dari layar AMOLED di perangkat Anda. Fitur yang sebelumnya terbatas kini bisa berfungsi layaknya ponsel flagship.
Meskipun ada sedikit konsekuensi pada daya tahan baterai, manfaat dari memiliki informasi penting yang selalu tersedia di layar seringkali lebih berharga. Kini, Anda tidak perlu lagi kecewa dengan batasan 10 detik yang mengganggu. Silakan coba langkah-langkah di atas dan nikmati tampilan AOD yang selalu aktif.
Bagaimana pengalaman Anda? Apakah metode ini berhasil? Jangan ragu untuk berbagi di kolom komentar di bawah!
